Baca selengkapnya
Daftar Isi
A. Pendahuluan
B. Memahami Makna Dalil
1. Bahasa
2. Istilah
C. Penyebab Perbedaan Ijtihad Para Ulama Menurut Ibnu Rusyd
1. Boleh Tidaknya Qiyas
2. Kesimpulan Hukum dari lafadz
3. Perbedaan Memahami Perintah Larangan
4. Lafadz Musytarak
5. Perbedaan Memahami Dalil Khitab
6. Perbedaan Menerima Hukum Yang Diambil Dari Perbuatan (Fi’l)
7. Dalil yang Seolah Bertentangan
D. Benarkah Ada Dalil yang Bertentangan?
E. Syarat Kemungkinan Terjadinya Kontradiksi Dalil
F. Metode Para Ulama Bila Terjadi Kontradiksi Dalil
1. Nasakh
2. Tarjih
3. Al-Jam’u Wa Al-Taufiq
4. Tasaqut
G. Siapa Yang Berhak Melakukan Metode Tersebut?
H. Penutup
Tentang Penulis
A. Pendahuluan
B. Memahami Makna Dalil
1. Bahasa
2. Istilah
C. Penyebab Perbedaan Ijtihad Para Ulama Menurut Ibnu Rusyd
1. Boleh Tidaknya Qiyas
2. Kesimpulan Hukum dari lafadz
3. Perbedaan Memahami Perintah Larangan
4. Lafadz Musytarak
5. Perbedaan Memahami Dalil Khitab
6. Perbedaan Menerima Hukum Yang Diambil Dari Perbuatan (Fi’l)
7. Dalil yang Seolah Bertentangan
D. Benarkah Ada Dalil yang Bertentangan?
E. Syarat Kemungkinan Terjadinya Kontradiksi Dalil
F. Metode Para Ulama Bila Terjadi Kontradiksi Dalil
1. Nasakh
2. Tarjih
3. Al-Jam’u Wa Al-Taufiq
4. Tasaqut
G. Siapa Yang Berhak Melakukan Metode Tersebut?
H. Penutup
Tentang Penulis
0 Reviews